Pemberantasan

Pencegahan & Pemberdayaan Masyarakat

Terkini


Kamis, 10 Oktober 2019

SOSIALISASI PENCEGAHAN DAN PEMBERDAYAAN, PENYALAHGUNAAN DAN PEREDARAN GELAP NARKOBA (P4GN).

SOSIALISASI PENCEGAHAN DAN PEMBERDAYAAN, PENYALAHGUNAAN DAN PEREDARAN GELAP NARKOBA (P4GN).Kegiatan dilaksanakan pada: Hari : Selasa. Tanggal : 8 - 10 - 2019. Pukul : 08.00 Wib s/d selesai Tempat : Hotel Utami Sumenep.Hasil: Dalam rangka Pencegahan dan Pemberdayaan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Dinas Sosial Kab. Sumenep mengundang Kepala BNNK Sumenep Bpk.H.Bambang Sutrisno, SE., MM, materi yang disampaikan tentang : Dampak dan bahaya Narkoba secara medis maupun sosial, dan 2 Narasumber lainnya dari Kasat Narkoba Polres Sumenep Bpk.AKP.Jaiman, SH., MH, dengan materi tentang: Aspek hukum P4GN.serta dari MUI Kab.Sumenep dihadiri oleh Sekretaris MUI, Musthafa, S.Ag., M.Pdi, materi yang disampaikan tentang : peran pendidikan Agama dalam pencegahan Narkoba. Kegiatan dibuka oleh Asisten III Administrasi Umum Bpk. Drs. H. Fadilah,M.Si, mewakili Bupati Sumenep Dr.KH.Abuya Busyro Karim. Bpk.asisten membacakan sambutan dari Bupati Sumenep bahwa pencegahan dan pemberantasan narkoba bukan cuman tanggung jawab pemerintah, BNN, Polisi,TNI tapi tanggung jawab kita semua maka dari itu melalui kegiatan ini marilah kita bersama - sama bersinergi dalam rangka P4GN. Peserta sebanyak 100 orang tetdiri dari perwakilan santri dari 17 pondok pesantren di Kab.Sumenep. Kegiatan ditutup dengan tanya jawab.Pelaksana: Dinas Sosial Kabupaten Sumenep.#salamBNNRI #bnnpjatim. #bnnksumenep. #berantasnarkoba. #cegahnarkoba.



Rabu, 11 September 2019

UNGKAP KASUS NARKOBA – PRESS REALEASE BNN KABUPATEN SUMENEP

https://sumenepkab.bnn.go.id/ 10 September 2019, Sumenep – Selama kurun waktu sembilan bulan, Badan Narkotika Nasional (BNNK) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, telah berhasil mengungkap dua kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di dua wilayah hukum yang berbeda.Pada tgl 14 Februari 2019 yang lalu, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumenep mengungkap kasus peredaran gelap narkotika jenis sabu di Jln. Trunojoyo tepatnya di gang perhutani, desa kolor, kecamatan kota, kabupaten sumenep.Dalam pengungkapan kasus Narkotika jenis sabu tersebut, Sie petugas BNNK Sumenep berhasil mengamankan tersangka berinisial (MI) Alamat Jln Kh. Agus salim, No. 7A, Rt. 013/Rw. 004 Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep.Barang Bukti (BB) yang berhasil diamankan dari tangan tersangka : 1. Empat pocket sabu-sabu dengan total berat 2,82 gram. 2. Satu buah hp merk Nokia type 105 warna hitam. 3. Tiga lembar uang pecahan 100.000. 4. Sepuluh lembar uang pecahan 50.000. 5. Satu lembar uang pecahan 20.000. 6. Tiga lembar uang pecahan 10.000. 7. Satu buah timbangan electric Merk IDEALIFE warna silver. 8. Satu Sendok plastic kecil. 9. Satu Rool Aluminium Foil. Menurut Kepala BNNK Sumenep, Bambang Sutrisno SE. MM, mengatakan bahwa, pengungkapan jaringan peredaran gelap narkotika jenis sabu tersebut berawal dari informasi masyarakat bahwa tersangka MI (Inisial) sering melakukan transaksi narkoba di Jln. Trunojoyo tepatnya di gang perhutani Desa Kolor, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep.“Selanjutnya SIE pemberantasan BNNK Sumenep melakukan penyelidikan dan hasilnya Sie pemberantasan BNNK Sumenep berhasil menangkap tersangka MI (inisial) berikut barang buktinya,” kata Bambang Sutrisno di depan sejumlah Wartawan saat menggelar Pers realese Selasa (10/09) di Kantor BNNK Sumenep.



Kamis, 10 Oktober 2019

SOSIALISASI PENCEGAHAN DAN PEMBERDAYAAN, PENYALAHGUNAAN DAN PEREDARAN GELAP NARKOBA (P4GN).

SOSIALISASI PENCEGAHAN DAN PEMBERDAYAAN, PENYALAHGUNAAN DAN PEREDARAN GELAP NARKOBA (P4GN).Kegiatan dilaksanakan pada: Hari : Selasa. Tanggal : 8 - 10 - 2019. Pukul : 08.00 Wib s/d selesai Tempat : Hotel Utami Sumenep.Hasil: Dalam rangka Pencegahan dan Pemberdayaan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Dinas Sosial Kab. Sumenep mengundang Kepala BNNK Sumenep Bpk.H.Bambang Sutrisno, SE., MM, materi yang disampaikan tentang : Dampak dan bahaya Narkoba secara medis maupun sosial, dan 2 Narasumber lainnya dari Kasat Narkoba Polres Sumenep Bpk.AKP.Jaiman, SH., MH, dengan materi tentang: Aspek hukum P4GN.serta dari MUI Kab.Sumenep dihadiri oleh Sekretaris MUI, Musthafa, S.Ag., M.Pdi, materi yang disampaikan tentang : peran pendidikan Agama dalam pencegahan Narkoba. Kegiatan dibuka oleh Asisten III Administrasi Umum Bpk. Drs. H. Fadilah,M.Si, mewakili Bupati Sumenep Dr.KH.Abuya Busyro Karim. Bpk.asisten membacakan sambutan dari Bupati Sumenep bahwa pencegahan dan pemberantasan narkoba bukan cuman tanggung jawab pemerintah, BNN, Polisi,TNI tapi tanggung jawab kita semua maka dari itu melalui kegiatan ini marilah kita bersama - sama bersinergi dalam rangka P4GN. Peserta sebanyak 100 orang tetdiri dari perwakilan santri dari 17 pondok pesantren di Kab.Sumenep. Kegiatan ditutup dengan tanya jawab.Pelaksana: Dinas Sosial Kabupaten Sumenep.#salamBNNRI #bnnpjatim. #bnnksumenep. #berantasnarkoba. #cegahnarkoba.


Rabu, 11 September 2019

UNGKAP KASUS NARKOBA – PRESS REALEASE BNN KABUPATEN SUMENEP

https://sumenepkab.bnn.go.id/ 10 September 2019, Sumenep – Selama kurun waktu sembilan bulan, Badan Narkotika Nasional (BNNK) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, telah berhasil mengungkap dua kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di dua wilayah hukum yang berbeda.Pada tgl 14 Februari 2019 yang lalu, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumenep mengungkap kasus peredaran gelap narkotika jenis sabu di Jln. Trunojoyo tepatnya di gang perhutani, desa kolor, kecamatan kota, kabupaten sumenep.Dalam pengungkapan kasus Narkotika jenis sabu tersebut, Sie petugas BNNK Sumenep berhasil mengamankan tersangka berinisial (MI) Alamat Jln Kh. Agus salim, No. 7A, Rt. 013/Rw. 004 Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep.Barang Bukti (BB) yang berhasil diamankan dari tangan tersangka : 1. Empat pocket sabu-sabu dengan total berat 2,82 gram. 2. Satu buah hp merk Nokia type 105 warna hitam. 3. Tiga lembar uang pecahan 100.000. 4. Sepuluh lembar uang pecahan 50.000. 5. Satu lembar uang pecahan 20.000. 6. Tiga lembar uang pecahan 10.000. 7. Satu buah timbangan electric Merk IDEALIFE warna silver. 8. Satu Sendok plastic kecil. 9. Satu Rool Aluminium Foil. Menurut Kepala BNNK Sumenep, Bambang Sutrisno SE. MM, mengatakan bahwa, pengungkapan jaringan peredaran gelap narkotika jenis sabu tersebut berawal dari informasi masyarakat bahwa tersangka MI (Inisial) sering melakukan transaksi narkoba di Jln. Trunojoyo tepatnya di gang perhutani Desa Kolor, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep.“Selanjutnya SIE pemberantasan BNNK Sumenep melakukan penyelidikan dan hasilnya Sie pemberantasan BNNK Sumenep berhasil menangkap tersangka MI (inisial) berikut barang buktinya,” kata Bambang Sutrisno di depan sejumlah Wartawan saat menggelar Pers realese Selasa (10/09) di Kantor BNNK Sumenep.


Terkini


Selasa, 22 Oktober 2019

BNN KABUPATEN SUMENEP BERHASIL RINGKUS BANDAR NARKOBA

SUMENEP-Setelah sukses menangkap 3 (tiga) pengedar narkotika jenis sabu dan ekstasi selama 7 (tujuh) bulan sejak Februari hingga September 2019, Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN) Sumenep kembali berhasil membekuk pengedar sabu.Selasa 15 Oktober kemarin, BNN Sumenep berhasil menggagalkan transaksi narkoba jenis sabu-sabu seberat 20,06 gram dari pengedar, ‘S’ warga Dusun Jurgang, Desa Juruan Laok, Kecamatan Batu Putih, Sumenep.Kepala BNN Sumenep Bambang Sutrisno, mengatakan, pengedar berinisial ‘S’ itu ditangkap di rumah warga dengan inisial ‘B’ Dusun Dangdang Biring, Desa Kolpo, Kecamatan Batang-Batang.“Berawal dari informasi dari maayarakat bahwa rumah ‘B’ dijadikan tempat transaksi penyalagunaan dan peredaran gelap narkoba jenis sabu-sabu,” terang Bambang, Jumat (18/10/2019) di Kantor BNN Sumenep yang beralamat di Jalan Seludang, Sumenep, Bambang-panggilan akrab Kepala BNN Sumenep menyebutkan, bahwa ‘S’ diamankan bersama barang bukti. Selain sabu-sabu, dari tangan pria kelahiran Sumenep 30 Juni 1970 itu, petugas BNN Sumenep juga mengamankan Hp, sejumlah uang, dan beberapa barang bukti lainnya.“Barang bukti berupa sabu-sabu, total berat brutto 20,06 gram,” sebutnya.Berdasarkan informasi yang berhasil dikorek dari pengedar itu, barang haram tersebut didapat dari salah satu bandar di Kabupaten Sampang. Dengan melalui seorang kurir yang diketahui berinisial ‘R’.“Identitas dan keberadaan R saat ini sudah diketahui, selanjutya BNN Sumenep berkordinasi dengan BNN Provinsi Jatim untuk dikembangkan agar bisa memutus jaringan tersebut,” ujarnya.


Selasa, 22 Oktober 2019

BNN KABUPATEN SUMENEP, SIKAT BANDAR NARKOBA

SUMENEP-Setelah sukses menangkap 3 (tiga) pengedar narkotika jenis sabu dan ekstasi selama 7 (tujuh) bulan sejak Februari hingga September 2019, Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN) Sumenep kembali berhasil membekuk pengedar sabu.Selasa 15 Oktober kemarin, BNN Sumenep berhasil menggagalkan transaksi narkoba jenis sabu-sabu seberat 20,06 gram dari pengedar, ‘S’ warga Dusun Jurgang, Desa Juruan Laok, Kecamatan Batu Putih, Sumenep.Kepala BNN Sumenep Bambang Sutrisno, mengatakan, pengedar berinisial ‘S’ itu ditangkap di rumah warga dengan inisial ‘B’ Dusun Dangdang Biring, Desa Kolpo, Kecamatan Batang-Batang.“Berawal dari informasi dari maayarakat bahwa rumah ‘B’ dijadikan tempat transaksi penyalagunaan dan peredaran gelap narkoba jenis sabu-sabu,” terang Bambang, Jumat (18/10/2019) di Kantor BNN Sumenep yang beralamat di Jalan Seludang, Sumenep, Bambang-panggilan akrab Kepala BNN Sumenep menyebutkan, bahwa ‘S’ diamankan bersama barang bukti. Selain sabu-sabu, dari tangan pria kelahiran Sumenep 30 Juni 1970 itu, petugas BNN Sumenep juga mengamankan Hp, sejumlah uang, dan beberapa barang bukti lainnya.“Barang bukti berupa sabu-sabu, total berat brutto 20,06 gram,” sebutnya.Berdasarkan informasi yang berhasil dikorek dari pengedar itu, barang haram tersebut didapat dari salah satu bandar di Kabupaten Sampang. Dengan melalui seorang kurir yang diketahui berinisial ‘R’.“Identitas dan keberadaan R saat ini sudah diketahui, selanjutya BNN Sumenep berkordinasi dengan BNN Provinsi Jatim untuk dikembangkan agar bisa memutus jaringan tersebut,” ujarnya.


Minggu, 20 Oktober 2019

PRESS RELEASE-BNNK SUMENEP SIKAT BANDAR NARKOBA

 PRESS RELEASE BNN Kab. Sumenep ========================= Kegiatan dilaksanakan pada:Hari : Jum'at. Tgl : 18 Oktober 2019. Jam : 15.00 wib - selesai. Tempat : BNNK Sumenep. ==========================*Melakukan penangkapan terhadap Pengedar Narkotika jenis sabu-sabu di wilayah Sumenep* Hari/Tgl : Selasa, 15 Oktober 2019 Waktu : 10.00 WIB TKP : Dirumah Milik BURIYA Dusun Dangdang biring Desa Kolpo Kecamatan Batang-batang Kabupaten Sumenep *Uraian kegiatan* 1. Berdasarkan Laporan Informasi dari masyarakat bahwa di rumah target sering di lakukan transaksi narkotika jenis sabu-sabu 2. Selanjutnya setelah dilakukan Penyelidikan selama seminggu dan melakukan Undercoverbuy tentang informasi tersebut. 3. Melakukan Penindakan terhadap target *Hasil :* - Diamankan Barang Bukti. : - 1 pokcet klip plastic yang berisi sabu sabu seberat 4,07 gram. - 1 pokcet klip plastic yang berisi sabu sabu seberat 1,26 gram - 1 pokcet klip plastic yang berisi sabu sabu seberat 1,35 gram - 1 pokcet klip plastic yang berisi sabu sabu seberat 1,24 gram - 1 pokcet klip plastic yang berisi sabu sabu seberat 1,11 gram - 1 pokcet klip plastic yang berisi sabu sabu seberat 1,24 gram - 1 pokcet klip plastic yang berisi sabu sabu seberat 1,36 gram - 1 pokcet klip plastic yang berisi sabu sabu seberat 1,23 gram - 1 pokcet klip plastic yang berisi sabu sabu seberat 1,22 gram - 1 pokcet klip plastic yang berisi sabu sabu seberat 1,25 gram - 1 pokcet klip plastic yang berisi sabu sabu seberat 1,23 gram - 1 pokcet klip plastic yang berisi sabu sabu seberat 1,27 gram - 1 pokcet klip plastic yang berisi sabu sabu seberat 1,23 gram - 1 pokcet klip plastic yang berisi sabu sabu seberat 0,65 gram - 1 pokcet klip plastic yang berisi sabu sabu seberat 0,35 gram total berat brutto , *20,06 gram* - 1 (satu) unit Handpone merk Samsung type J5 warna Silver dengan no. Hp.. 085608489395,- - 1(satu) unit Handpone merk Samsung lipat warna Putih dengan no. Hp.0823307000040. - 6 lembar pecahan uang 50.000,- - 1 buah timbangan electric warna silver tidak bermerk., - 2 buah sendok plastic yang terbuat dari sedotan/pipet warna putih. - 1 pak klip Plastik kecil - 1 buah kotak plastic putih (tempat penyimpanan sabu-sabu) - *PROFIL TERSANGKA * - Nama : *BERINISIAL S*. Jenis Kelamin : Laki-laki Tempat Tgl Lahir : Sumenep, 30 – 06 - 1970 Agama : Islam. PendidikanTerakhir : SD LULUS Pekerjaan : Petani. Kewarganegaraan : Indonesia. Alamat : Dusun Jurgang Desa Juruan laok Kec.Batu putih Kab. Sumenep * Langkah-langkah* melakukan pengembangan terhadap jaringan ``S`` =================== *#BNNKSUMENEP* *#BNNPJatim* *#KamuDiaSayaLawanNarkoba*




Selasa, 22 Oktober 2019

BNN KABUPATEN SUMENEP BERHASIL RINGKUS BANDAR NARKOBA

SUMENEP-Setelah sukses menangkap 3 (tiga) pengedar narkotika jenis sabu dan ekstasi selama 7 (tujuh) bulan sejak Februari hingga September 2019, Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN) Sumenep kembali berhasil membekuk pengedar sabu.Selasa 15 Oktober kemarin, BNN Sumenep berhasil menggagalkan transaksi narkoba jenis sabu-sabu seberat 20,06 gram dari pengedar, ‘S’ warga Dusun Jurgang, Desa Juruan Laok, Kecamatan Batu Putih, Sumenep.Kepala BNN Sumenep Bambang Sutrisno, mengatakan, pengedar berinisial ‘S’ itu ditangkap di rumah warga dengan inisial ‘B’ Dusun Dangdang Biring, Desa Kolpo, Kecamatan Batang-Batang.“Berawal dari informasi dari maayarakat bahwa rumah ‘B’ dijadikan tempat transaksi penyalagunaan dan peredaran gelap narkoba jenis sabu-sabu,” terang Bambang, Jumat (18/10/2019) di Kantor BNN Sumenep yang beralamat di Jalan Seludang, Sumenep, Bambang-panggilan akrab Kepala BNN Sumenep menyebutkan, bahwa ‘S’ diamankan bersama barang bukti. Selain sabu-sabu, dari tangan pria kelahiran Sumenep 30 Juni 1970 itu, petugas BNN Sumenep juga mengamankan Hp, sejumlah uang, dan beberapa barang bukti lainnya.“Barang bukti berupa sabu-sabu, total berat brutto 20,06 gram,” sebutnya.Berdasarkan informasi yang berhasil dikorek dari pengedar itu, barang haram tersebut didapat dari salah satu bandar di Kabupaten Sampang. Dengan melalui seorang kurir yang diketahui berinisial ‘R’.“Identitas dan keberadaan R saat ini sudah diketahui, selanjutya BNN Sumenep berkordinasi dengan BNN Provinsi Jatim untuk dikembangkan agar bisa memutus jaringan tersebut,” ujarnya.


Minggu, 20 Oktober 2019

PRESS RELEASE-BNNK SUMENEP SIKAT BANDAR NARKOBA

 PRESS RELEASE BNN Kab. Sumenep ========================= Kegiatan dilaksanakan pada:Hari : Jum'at. Tgl : 18 Oktober 2019. Jam : 15.00 wib - selesai. Tempat : BNNK Sumenep. ==========================*Melakukan penangkapan terhadap Pengedar Narkotika jenis sabu-sabu di wilayah Sumenep* Hari/Tgl : Selasa, 15 Oktober 2019 Waktu : 10.00 WIB TKP : Dirumah Milik BURIYA Dusun Dangdang biring Desa Kolpo Kecamatan Batang-batang Kabupaten Sumenep *Uraian kegiatan* 1. Berdasarkan Laporan Informasi dari masyarakat bahwa di rumah target sering di lakukan transaksi narkotika jenis sabu-sabu 2. Selanjutnya setelah dilakukan Penyelidikan selama seminggu dan melakukan Undercoverbuy tentang informasi tersebut. 3. Melakukan Penindakan terhadap target *Hasil :* - Diamankan Barang Bukti. : - 1 pokcet klip plastic yang berisi sabu sabu seberat 4,07 gram. - 1 pokcet klip plastic yang berisi sabu sabu seberat 1,26 gram - 1 pokcet klip plastic yang berisi sabu sabu seberat 1,35 gram - 1 pokcet klip plastic yang berisi sabu sabu seberat 1,24 gram - 1 pokcet klip plastic yang berisi sabu sabu seberat 1,11 gram - 1 pokcet klip plastic yang berisi sabu sabu seberat 1,24 gram - 1 pokcet klip plastic yang berisi sabu sabu seberat 1,36 gram - 1 pokcet klip plastic yang berisi sabu sabu seberat 1,23 gram - 1 pokcet klip plastic yang berisi sabu sabu seberat 1,22 gram - 1 pokcet klip plastic yang berisi sabu sabu seberat 1,25 gram - 1 pokcet klip plastic yang berisi sabu sabu seberat 1,23 gram - 1 pokcet klip plastic yang berisi sabu sabu seberat 1,27 gram - 1 pokcet klip plastic yang berisi sabu sabu seberat 1,23 gram - 1 pokcet klip plastic yang berisi sabu sabu seberat 0,65 gram - 1 pokcet klip plastic yang berisi sabu sabu seberat 0,35 gram total berat brutto , *20,06 gram* - 1 (satu) unit Handpone merk Samsung type J5 warna Silver dengan no. Hp.. 085608489395,- - 1(satu) unit Handpone merk Samsung lipat warna Putih dengan no. Hp.0823307000040. - 6 lembar pecahan uang 50.000,- - 1 buah timbangan electric warna silver tidak bermerk., - 2 buah sendok plastic yang terbuat dari sedotan/pipet warna putih. - 1 pak klip Plastik kecil - 1 buah kotak plastic putih (tempat penyimpanan sabu-sabu) - *PROFIL TERSANGKA * - Nama : *BERINISIAL S*. Jenis Kelamin : Laki-laki Tempat Tgl Lahir : Sumenep, 30 – 06 - 1970 Agama : Islam. PendidikanTerakhir : SD LULUS Pekerjaan : Petani. Kewarganegaraan : Indonesia. Alamat : Dusun Jurgang Desa Juruan laok Kec.Batu putih Kab. Sumenep * Langkah-langkah* melakukan pengembangan terhadap jaringan ``S`` =================== *#BNNKSUMENEP* *#BNNPJatim* *#KamuDiaSayaLawanNarkoba*


Selasa, 22 Oktober 2019

BNN KABUPATEN SUMENEP, SIKAT BANDAR NARKOBA

SUMENEP-Setelah sukses menangkap 3 (tiga) pengedar narkotika jenis sabu dan ekstasi selama 7 (tujuh) bulan sejak Februari hingga September 2019, Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN) Sumenep kembali berhasil membekuk pengedar sabu.Selasa 15 Oktober kemarin, BNN Sumenep berhasil menggagalkan transaksi narkoba jenis sabu-sabu seberat 20,06 gram dari pengedar, ‘S’ warga Dusun Jurgang, Desa Juruan Laok, Kecamatan Batu Putih, Sumenep.Kepala BNN Sumenep Bambang Sutrisno, mengatakan, pengedar berinisial ‘S’ itu ditangkap di rumah warga dengan inisial ‘B’ Dusun Dangdang Biring, Desa Kolpo, Kecamatan Batang-Batang.“Berawal dari informasi dari maayarakat bahwa rumah ‘B’ dijadikan tempat transaksi penyalagunaan dan peredaran gelap narkoba jenis sabu-sabu,” terang Bambang, Jumat (18/10/2019) di Kantor BNN Sumenep yang beralamat di Jalan Seludang, Sumenep, Bambang-panggilan akrab Kepala BNN Sumenep menyebutkan, bahwa ‘S’ diamankan bersama barang bukti. Selain sabu-sabu, dari tangan pria kelahiran Sumenep 30 Juni 1970 itu, petugas BNN Sumenep juga mengamankan Hp, sejumlah uang, dan beberapa barang bukti lainnya.“Barang bukti berupa sabu-sabu, total berat brutto 20,06 gram,” sebutnya.Berdasarkan informasi yang berhasil dikorek dari pengedar itu, barang haram tersebut didapat dari salah satu bandar di Kabupaten Sampang. Dengan melalui seorang kurir yang diketahui berinisial ‘R’.“Identitas dan keberadaan R saat ini sudah diketahui, selanjutya BNN Sumenep berkordinasi dengan BNN Provinsi Jatim untuk dikembangkan agar bisa memutus jaringan tersebut,” ujarnya.


Suara Masyarakat


DATA STATISTIK BNNP JAWA TIMUR

0

Total Kasus Narkoba

0

Total Tersangka Kasus Narkoba

0

Total Pasien Penyalahgunaan

0

Jumlah Penggiat Anti Narkoba

0

Jumlah Sebaran Informasi

Tautan Terkait